Monday, March 22, 2010

Kutipan

Kutipan adalah Suatu gagasan, idea tau pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
Penulisan sumber kutipan ada yang menggunakan pola Harvard, ada pula yang menggunakan pola konvensional atau catatan kaki (footnote). Sekarang Anda akan mempelajari pencantuman kutipan dengan pola Harvard.
1.       Contoh kutipan Langsung
Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3). ( Contoh kutipan Langsung 1# )
2.       Contoh kutipan Tidak Langsung
Argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis (Keraf, 1983:3). ( Contoh kutipan Tidak Langsung 2# )
Seperti halnya penulisan data, penulisan kutipan (referensi) ini juga harus menyebutkan sumber kutipan tersebut. Seperti contoh di atas menyebutkan bahwa sumber diambil dari buku karangan Gorys Keraf, yang terbit pada tahun 1983, dan sumber tersebut terdapat di halaman 3. Informasi mengenai penerbit dan judul buku dapat dilihat di Daftar Pustaka atau Bibliografi. Pada contoh terakhir hanya ditulis angka 1, menyatakan bahwa keterangan sumber dicantumkan di bawah halaman yang disebut dengan catatan kaki.

Anak Jalanan, Anak Bangsa

Saat ini, permasalahan terkait anak semakin banyak dan beragam. Indikasinya adalah semakin banyaknya anak-anak terlantar dan yatim-piatu yang tidak terurus, pemberdayaan anak-anak yang tidak pada tempatnya seperti dipekerjakan dengan waktu kerja yang sangat keterlaluan dan gaji yang tidak masuk akal, dsb. Sedangkan kita semua mengetahui bahwa kehidupan anak-anak seharusnya diisi dengan bermain, belajar, dan bersuka ria. Begitu juga dengan permasalahan anak jalanan di perkotaan merupakan suatu hal yang dianggap wajar oleh masyarakat, padahal hal ini seharusnya merupakan suatu hal yang tidak wajar terjadi. Permasalahan anak jalanan merupakan salah satu dampak dari kurangnya kesadaran dan kepedulian sosial di masyarakat terhadap kondisi anak-anak.
Undang-undang dasar mengatur bahwa Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara (pasal 34 ayat 1), namun kenyataannya kemampuan pemerintah tidak sebanding dengan meningkatnya permasalahan anak, baik secara kuantitas maupun kualitas. Jumlah anak terlantar (dimana anak jalanan termasuk didalamnya) cenderung semakin meningkat, seiring dengan permasalahan kemiskinan yang belum dapat diatasi. Data PUSDATIN tahun 2006 menunjukkan bahwa anak terlantar di Indonesia mencapai 2.815.383 jiwa. Karena keterbatasan pemerintah itulah, peran aktif dari masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan ini sangat dibutuhkan.
Apa yang dapat dilakukan masyarakat terkait anak jalanan tersebut? Pada dasarnya, kebutuhan individu dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar, yaitu kebutuhan fisiologis dan psikologis (Cole dan Bruce, 1959). Kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan primer seperti makan, minum, tidur, seksual, atau perlindungan diri. Sedangkan kebutuhan psikologis yang disebut juga kebutuhan sekunder dapat mencakup kebutuhan untuk mengembangkan kepribadian seseorang, contohnya adalah kebutuhan untuk dicintai, kebutuhan mengaktualisasikan diri, atau kebutuhan untuk memiliki sesuatu, di mana kebutuhan psikologis tersebut bersifat lebih rumit dan sulit diidentifikasi segera. Begitu juga dengan anak jalanan tersebut, untuk dapat memupuk harga diri, perilaku dan aktualisasi dirinya, pertimbangan mengenai keunggulan dan kelemahan serta kebutuhan anak jalanan tersebut perlu dilakukan.
Begitu juga dengan kondisi anak-anak jalanan (ANJAL) yang berada di sekitar pasar Ciroyom Bandung ini. Begitu banyak orang yang menilai negatif terhadap ANJAL tanpa mengetahui kondisi ANJAL tersebut dengan sesungguhnya. Mengelem, meminta-minta memang dianggap hina oleh masyarakat sekitar, bahkan oleh kaum terdidik seperti mahasiswa juga menganggap hal itu adalah perbuatan hina. Namun apakah kita mengetahui apa penyebab mereka melakukan perbuatan hina tersebut secara langsung? Pasti kebanyakan dari kita hanya berasumsi tanpa terjun secara langsung untuk mencari tahu penyebab mereka melakukan hal ini. Dengan menumbuhkan dan menunjukkan sedikit rasa kepedulian kita dengan cara mencari informasi mengenai kondisi anak jalanan itu dapat memberikan kontribusi dalam perubahan perilaku anak jalanan tersebut.
Sebagai contoh, di Rumah Belajar (RUBEL) Sahabat Anak Jalanan (SAHAJA) Ciroyom, para anak jalanan mendapatkan sedikit rasa kepedulian dari berbagai macam relawan yang datang dan pergi. Rasa kepedulian itu bermacam-macam bentuknya, ada yang mengajak mereka menggambar bersama, ada yang mengajarkan baca tulis dan berhitung, ada yang mengajak mereka jalan-jalan dan bahkan ada yang rela menginap barsama mereka untuk menunjukkan kepedulian mereka. Mungkin tidak semua orang sudah memiliki sekaligus merealisasikan rasa kepedulian mereka seperti yang diatas. Untuk mulai menumbuhkan rasa kepedulian dan merealisasikannya membutuhkan niat yang begitu luar biasa pada awalnya. Coba kita pikirkan, waktu kita dalam sehari ada 24 jam, tidak bisakah kita luangkan waktu kita lima menit dalam satu hari untuk menyapa dan menanyakan kabar mereka, atau mungkin setengah jam dalam sehari untuk mengajarkan arti dan makna hidup ini.
Salah siapakah fenomena anak jalanan ini? Salah pemerintahkah yang sibuk berbicara bahasa saktinya tentang EKONOMI MAKRO nya? Salah orang-orang terpelajarkah yang menjadikan diri mereka PELACUR INTELEKTUAL dengan jargon-jargon KEBENARAN ILMIAH yang akhirnya tidak membuat mereka melakukan apa-apa? Atau salah mereka kah KARENA TIDAK BISA MEMILIH UNTUK TIDAK DILAHIRKAN SEBAGAI ANAK JALANAN?
mereka tidak butuh dikasihani, mereka tidak butuh harapan-harapan kalian.
bantulah mereka membuat pilihan-pilihan baru dalam hidup mereka.
mereka hanya butuh sedikit perhatian dan kasih sayang.
agar mereka dapat merubah hidup mereka.
mereka juga anak bangsa ini.
mereka juga adik-adik kita.
walau mereka tidak seberuntung kita.
tapi marilah kita buat mereka tersenyum.
dan memberikan sedikit arti kehidupan kepada mereka.
terkadang terlalu banyak alasan kita untuk menutup mata, kuping dan hati kita.



artikel ini saya sadur dari http://shout.indonesianyouthconference.org/article/gredinov/1960-anak-jalanan-anak-bangsa/

Thursday, March 4, 2010

Paragraf deduktif dan induktif

Dalam penulisan paragraf ada beberapa macam paragraf diantaranya paragraf deduktif dan paragraf induktif. Ciri dari keduanya yaitu :

Ciri paragraf deduktif :
- kalimat utama berada di awal paragraf
- kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan khusus

Ciri paragraf induktif :
- kalimat utama berada di akhir paragraf
- kalimat disusun dari uraian/penjelasan bersifat khusus diikuti dengan kalimat pernyataan umum

Contoh paragraf Deduktif 


Terdapat beberapa aplikasi dan fasilitas yang umum dilaksanakan melalui internet. Akses ke seluruh dunia, Jaringan internet merupakan jaringan internasional yang tersebar di seluruh dunia. E-mail, Electronic mail atau surat elektronik adalah bentuk surat yang diketikkan di layar komputer kemudian dikiirm melalui jaringan internet ke satu (beberapa) alamat. Voice Mail, Selain e-mail, user/pemakai internet juga dapat menyertakan Voice Mail dalam e-mail yang dikrimkannya. Selain menyertakan Voice Mail, e-mail dapat pula disertakan dengan transfer file . Dalam file yang disertakan pada e-mail tidak hanya teks yang dapat di attach, tapi user dapat pula menyertakan gambar ataupun foto. Chating, Chating adalah percakapan dalam bentuk tulisan yang diselenggarakan melalui jaringan internet.

Contoh paragraf Induktif
Internet menyajikan berbagai kemudahan bagi user untuk mengoperasikannya. Pengiriman data melalui internet berlangsung dengan cepat karena langsung dikirim dari komputer ataupun dari disket, sehingga langsung dikirim dalam bentuk pulsa-pulsa (data). Kapasitas, Free Space/ruang yang tersedia untuk mail box yang disiapkan bagi tiap-tiap user oleh tiap web site tidak sama. Kerahasiaan, Setiap user/pemakai yang terdaftar untuk menjadi pelanggan internet akan mendapat fasilitar password. Efisien dan Efektif, pemakaian pulsa oleh peralatan fax sangat dipengaruhi oleh jarak. Hal ini merupakan keunggulan dari internet.

Sunday, February 28, 2010

Aku Menangis Untuk Adikku 6 Kali

Cerita ini aku sadur dari blog orang, tapi aku ingin berbagi dengan pembaca blogku. Mungkin juga ada yang pernah membaca cerita ini, namun cerita ini pasti takkan pernah membuat kita bosan.

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
"Siapa yang mencuri uang itu?" Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan,
"Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!"
Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.

Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata,
"Ayah, aku yang melakukannya!"
Tongkat panjang itu menghantam punggung adikku bertubi-tubi. Ayah begitu marahnya sehingga ia terus menerus mencambukinya sampai Beliau kehabisan nafas.

Sesudahnya, Beliau duduk di atas ranjang batu bata kami dan memarahi, "Kamu sudah belajar mencuri dari rumah sekarang, hal memalukan apa lagi yang akan kamu lakukan di masa mendatang? ... Kamu layak dipukul sampai mati! Kamu pencuri tidak tahu malu!"

Malam itu, ibu dan aku memeluk adikku dalam pelukan kami. Tubuhnya penuh dengan luka, tetapi ia tidak menitikkan air mata setetes pun. Di pertengahan malam itu, saya tiba-tiba mulai menangis meraung-raung. Adikku menutup mulutku dengan tangan kecilnya dan berkata,
"Kak, jangan menangis lagi sekarang. Semuanya sudah terjadi."
Aku masih selalu membenci diriku karena tidak memiliki cukup keberanian untuk maju mengaku.

Bertahun-tahun telah lewat, tapi insiden tersebut masih kelihatan seperti baru kemarin. Aku tidak pernah akan lupa tampang adikku ketika ia melindungiku. Waktu itu, adikku berusia 8 tahun Aku berusia 11. Ketika adikku berada pada tahun terakhirnya di SMP, ia lulus untuk masuk ke SMA di pusat kabupaten.

Pada saat yang sama, saya diterima untuk masuk ke sebuah universitas propinsi. Malam itu, ayah berjongkok di halaman, menghisap rokok tembakaunya, bungkus demi bungkus. Saya mendengarnya memberengut, "Kedua anak kita memberikan hasil yang begitu baik...hasil yang begitu baik..." Ibu mengusap air matanya yang mengalir dan menghela nafas, "Apa gunanya? Bagaimana mungkin kita bisa membiayai keduanya sekaligus?"Saat itu juga, adikku berjalan keluar ke hadapan ayah dan berkata, "Ayah, saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi, telah cukup membaca banyak buku."

Ayah mengayunkan tangannya dan memukul adikku pada wajahnya. "Mengapa kau mempunyai jiwa yang begitu keparat lemahnya? Bahkan jika berarti saya mesti mengemis di jalanan saya akan menyekolahkan kamu berdua sampai selesai!" dan begitu kemudian ia mengetuk setiap rumah di dusun itu untuk meminjam uang. Aku menjulurkan tanganku selembut yang aku bisa ke muka adikku yang membengkak, dan berkata,
"Seorang anak laki-laki harus meneruskan sekolahnya; kalau tidak ia tidak akan pernah meninggalkan jurang kemiskinan ini."

Aku, sebaliknya, telah memutuskan untuk tidak lagi meneruskan ke universitas. Siapa sangka keesokan harinya, sebelum subuh datang, adikku meninggalkan rumah dengan beberapa helai pakaian lusuh dan sedikit kacang yang sudah mengering. Dia menyelinap ke samping ranjangku dan meninggalkan secarik kertas di atas bantalku:
"Kak, masuk ke universitas tidaklah mudah. Saya akan pergi mencari kerja dan mengirimu uang."Aku memegang kertas tersebut di atas tempat tidurku, dan menangis dengan air mata ber- cucuran sampai suaraku hilang.

Tahun itu, adikku berusia 17 tahun. Aku 20. Dengan uang yang ayahku pinjam dari seluruh dusun, dan uang yang adikku hasilkan dari mengangkut semen pada punggungnya di lokasi konstruksi, aku akhirnya sampai ke tahun ketiga (di universitas) . Suatu hari, aku sedang belajar di kamarku, ketika teman sekamarku masuk dan memberitahukan, "Ada seorang penduduk dusun menunggumu di luar sana!"Mengapa ada seorang penduduk dusun mencariku? Aku berjalan keluar, dan melihat adikku dari jauh, seluruh badannya kotor tertutup debu semen dan pasir. Aku menanyakannya, "Mengapa kamu tidak bilang pada teman sekamarku kamu adalah adikku?"
Dia menjawab, tersenyum, "Lihat bagaimana penampilanku. Apa yang akan mereka pikir jika mereka tahu saya adalah adikmu? Apa mereka tidak akan menertawakanmu?"Aku merasa terenyuh, dan air mata memenuhi mataku.

Aku menyapu debu-debu dari adikku semuanya, dan tersekat-sekat dalam kata-kataku, "Aku tidak perduli omongan siapa pun! Kamu adalah adikku apa pun juga! Kamu adalah adikku bagaimana pun penampilanmu. .."Dari sakunya, ia mengeluarkan sebuah jepit rambut berbentuk kupu-kupu. Ia memakaikannya kepadaku, dan terus menjelaskan, "Saya melihat semua gadis kota memakainya. Jadi saya pikir kamu juga harus memiliki satu."Aku tidak dapat menahan diri lebih lama lagi. Aku menarik adikku ke dalam pelukanku dan menangis dan menangis.

Tahun itu, ia berusia 20. Aku 23. Kali pertama aku membawa pacarku ke rumah, kaca jendela yang pecah telah diganti, dan kelihatan bersih di mana-mana. Setelah pacarku pulang, aku menari seperti gadis kecil di depan ibuku. "Bu, ibu tidak perlu menghabiskan begitu banyak waktu untuk membersihkan rumah kita!" Tetapi katanya, sambil tersenyum, "Itu adalah adikmu yang pulang awal untuk membersihkan rumah ini.Tidakkah kamu melihat luka pada tangannya?
Ia terluka ketika memasang kaca jendela baru itu.."Aku masuk ke dalam ruangan kecil adikku. Melihat mukanya yang kurus, seratus jarum terasa menusukku. Aku mengoleskan sedikit saleb pada lukanya dan mebalut lukanya. "Apakah itu sakit?" Aku menanyakannya.
"Tidak, tidak sakit.Kamu tahu, ketika saya bekerja di lokasi konstruksi, batu-batu berjatuhan pada kakiku setiap waktu. Bahkan itu tidak menghentikanku bekerja dan..."Ditengah kalimat itu ia berhenti. Aku membalikkan tubuhku memunggunginya, dan air mata mengalir deras turun ke wajahku.

Tahun itu, adikku 23. Aku berusia 26.Ketika aku menikah, aku tinggal di kota. Banyak kali suamiku dan aku mengundang orang tuaku untuk datang dan tinggal bersama kami, tetapi mereka tidak pernah mau. Mereka mengatakan, sekali meninggalkan dusun, mereka tidak akan tahu harus mengerjakan apa. Adikku tidak setuju juga, mengatakan, "Kak, jagalah mertuamu aja. Saya akan menjaga ibu dan ayah di sini."Suamiku menjadi direktur pabriknya. Kami menginginkan adikku mendapatkan pekerjaan sebagai manajer pada departemen pemeliharaan. Tetapi adikku menolak tawaran tersebut. Ia bersikeras memulai bekerja sebagai pekerja reparasi.Suatu hari, adikku diatas sebuah tangga untuk memperbaiki sebuah kabel, ketika ia mendapat sengatan listrik, dan masuk rumah sakit.

Suamiku dan aku pergi menjenguknya. Melihat gips putih pada kakinya, saya menggerutu, "Mengapa kamu menolak menjadi manajer? Manajer tidak akan pernah harus melakukan sesuatu yang berbahaya seperti ini. Lihat kamu sekarang, luka yang begitu serius. Mengapa kamu tidak mau mendengar kami sebelumnya?"
Dengan tampang yang serius pada wajahnya, ia membela keputusannya.
"Pikirkan kakak ipar--ia baru saja jadi direktur, dan saya hampir tidak berpendidikan.
Jika saya menjadi manajer seperti itu, berita seperti apa yang akan dikirimkan?"

Mata suamiku dipenuhi air mata, dan kemudian keluar kata-kataku yang sepatah-sepatah: "Tapi kamu kurang pendidikan juga karena aku!"
"Mengapa membicarakan masa lalu?" Adikku menggenggam tanganku.

Tahun itu, ia berusia 26 dan aku 29.Adikku kemudian berusia 30 ketika ia menikahi seorang gadis petani dari dusun itu. Dalam acara pernikahannya, pembawa acara perayaan itu bertanya kepadanya, "Siapa yang paling kamu hormati dan kasihi?" Tanpa bahkan berpikir ia menjawab, "Kakakku."

Ia melanjutkan dengan menceritakan kembali sebuah kisah yang bahkan tidak dapat kuingat. "Ketika saya pergi sekolah SD, ia berada pada dusun yang berbeda. Setiap hari kakakku dan saya berjalan selama dua jam untuk pergi ke sekolah dan pulang ke rumah.Suatu hari, Saya kehilangan satu dari sarung tanganku. Kakakku memberikan satu dari kepunyaannya. Ia hanya memakai satu saja dan berjalan sejauh itu.Ketika kami tiba di rumah, tangannya begitu gemetaran karena cuaca yang begitu dingin sampai ia tidak dapat memegang sumpitnya.

Sejak hari itu, saya bersumpah, selama saya masih hidup, saya akan menjaga kakakku dan baik kepadanya."Tepuk tangan membanjiri ruangan itu. Semua tamu memalingkan perhatiannya kepadaku.Kata- kata begitu susah kuucapkan keluar bibirku, "Dalam hidupku, orang yang paling aku berterima kasih adalah adikku." Dan dalam kesempatan yang paling berbahagia ini, di depan kerumunan perayaan ini, air mata bercucuran turun dari wajahku seperti sungai.


Sumber: Diterjemahkan dari "I cried for my brother six times"

Friday, February 26, 2010

Belajar dari burung

Terinspirasi dari seekor burung yang melatih anaknya untuk dapat terbang.Ketika anak burung itu menetas dari telurnya, merasakan udara bebas dunia. Terlepas dari belenggu cangkang yang selama ini mengekangnya.Dengan sabar sang ibu menjaga dan memberi makan burung kecil itu, dengan berjalannya waktu semakin besarlah anak burung tersebut. Untuk terbangpun buurung harus belajar, berdiri disisi ranting yang ckup tinggi sang ibu mendampingi anaknya untuk belajar. Ada rasa takut untuk melompat, namun sang ibu dengan pelan mendorong anaknya supaya terjatuh dan dengan terpaksa menggerakkan sayapnya berusaha untuk terbang,namun tetap saja burung itu terjatuh juga. Sampai akhirnya anak burung itu dapat terbang tinggi sesuka hati, kemanapun ke tempat yang dia inginkan.Hal itu tak lepas dari usaha dia untuk selalu mengepakkan sayap saat dia terjatuh.Dari cerita ini kita harusnya bisa belajar juga seperti burung itu, tidak menyerah saat kita terjatuh. Tapi kita harus selalu kuat dan tegar untuk bangkit meraih cita-cita kita, kegagalan yang kita alami harusnya dapat kita jadikan pelajaran dan semangat hidup. Yah...meski kadangkala kegagalan itu teramat menyakitkan. tapi yakinlah kawan bahwa didepan kita akan selalu ada jalan untuk kita berhasil....

Monday, February 22, 2010

curcoll booooooooo....

waaaaaaaaaaaaaaahh......


Lama nian aku tak menengok ni blog...mpe karatan.....hahahahaha...

mulai sibuk kul agy nech >.< , and bentar agy da penulisan ilmiah....
gileee...deg2an boo...( dag dig dug duueeerrrr.... )..
huah bingung mo ajuin judul apa, bener2 minim pengalaman gw (pengalaman ngupil sich jagonya gw...hehehehehe).
stress tingkat tinggi neh,,tiap masuk kelas dah denger yang laen bahas ttg rencana PI masing2..lah gw bahas PI gmna??? Pacar Ileran iyaaakk gw nyambung.....zzzzZzzz..

saking oon n stressnya gua tadipagi mandi pluss gosok gigi salah odol..huhhh bner2 DoDol!!!!!!!!!!!!!!!!
masa facialfoam gw kira odol...sadiss bener...putih plus kesetlah gigi gw...
dan beruntungnya mulut gw gak berbusa gara2 tuh facialfoam....{lebay mode : 0n}
hingga gw masih selamat n nengokin nni blog punya org GobLuoggg....hiihihi...

intinya gw dah mendekati stress stadium 4 dweh..gara2 PI..help me...helep mi...mi ayam,,, mi goreng...LoCh!!..

huuffff....daha ah..ni gw nulis banyak2 gada yang bacah.percumah..hikss.....
mao moloR.mimpiin PI (lagi...)..
daagghhh...

Monday, January 4, 2010

Box entertainment

merupakan tugas tambahan dosen, buat tambah nilai dan pengalaman kita tuk menghayal atau menciptakan sebuah gadget yang mungkin sekarang belum ada ataupun masih jarang.Di bawah ini hasil pemikiran kelompok saya.


Alat ini dinamakan entertainment box. Dimana di dalamnya terdapat menu-menu entertainment yang di khususkan pada music movie. Di dalam tampilan menu pertama hanya berisi gambar dan tools-tools utama seperti :
1.Tombol Back
2.Tombol Ok
3.Tombol Shortcut
4.Tampilan Projector depan
5.Speaker belakang
6.Memungkinkan pengguna untuk chat dengan cam
7.Volume
8.Tampilan projector atas
9.Speaker samping
10.Charger
11.Headset
saya namakan entertainment box dikarenakan dalam gadget ini menyediakan fitur hiburan seperti music dan movie. Dimana kita dapat mengakses dan menikmati kedua hiburan diatas dimana saja. Bentuknya yang simple dapat dibawa kemana saja dan mudah serta nyaman dalam genggaman.



Tampilan diatas merupakan tampilan jika kita menekan menu, maka muncul option menu baru berupa music, movie, chat, gps, dan setting. Di dalam setting kita dapat mengatur language, themes, font, dan clock sesuai keinginan pengguna.










Ketika kita memilih menu “music” maka muncul tampilan berikut yang terdiri dari play, search dan setting. Dan, ketika kita memilih menu setting maka muncul tampilan yang terdiri dari playlist, skin mode, screen, dan projector. Dalam menu play terdapat dua menu yaitu play dan library, play langsung memainkan playlist terakhir yang kita mainkan. Library untuk memilih playlist mana yang akan kita mainkan. Terdapat dua tampilan untuk melihat video klip asli, screen dan projector. Hal ini bisa di tentukan dari menu setting. Joika kita memilih search maka muncul tampilan berikut, ada dua options yaitu input dan rec. Jika memilih menu input maka kita dapat menuliskan beberapa bait lagu yang pengguna inginkan dan bisa juga dengan menuliskan judul lagu lalu klik ok. Bisa juga dengan cara kedua yaitu dengan merekam sebagian potongan lagu yang telah kita input tersebut. Maka, muncul tampilan informasi tentang lagu yang telah kita input. Dibawah informasi lagu terdapat dua menu untuk melihat detail lyricnya serta mendengarkan lagu yang telah kita input.










Kita kembali menu awal. Lalu, kita memilih menu “movie” maka muncul tampilan yang terdiri dari movie, book, setting. Pada menu setting kita dapat menemukan options seperti bilingual, subtitle, screen, projector. Pada menu Movie kita langsung disajikan dengan tampilan seperti ini. Didalam menu Movie ada tiga options lagi yaitu input, search, dan play. Ketika kita memilih input, maka kita dapat mengiput judul filmnya, atau cuplikan dialognya klik ok. Lalu, muncul tampilan cover film, setelah itu kita dapat langsung klik play. Dengan begitu kita dapat langsung menikmati tayangan film yang kita input tersebut. Sama halnya seperti video klip pada music kita dapat menikmati film berupa screen atau projector.



Jika kita ke menu “Chat”. Maka kita langsung disajikan dengan tampilan berikut. Dimana kita dapat mengetikkan nama teman yang sudah menjadi teman kita. Atau bisa juga kita search dari daftar teman kita.terdapat menu add untuk menambahkan daftar teman.

Pada menu awal terdapat options menu “GPS”. Jika kita menghidupkan tools ini. Maka, secara otomatis koneksi GPS akan terhubung dengan map. Dan akan memberi informasi posisi pengguna dan informasi bioskop terdekat.


Sekian dan terimakasih atas perhatiannya, semoga project kami bermanfaat.